Sunday, April 14, 2019
Semur Jengkol Ternyata Terinspirasi dari Kuliner Belanda
KABAR KULINER- SEMUR JENGKOL. Masakan berkuah dengan perpaduan rempah yang pas membuat masakan ini terlihat pekat, kalau orang jawa bilang luget. Pasti sudah tidak asing lagi bagi sebagian banyak orang. Namun, tahukah anda bahwa semur jengkol ternyata terinspirasi dari kuliner belanda, dan merupakan adaptasi dari sajian khas belanda.
Yang dilansir dari berbagai sumber, kata semur berasal dari bahasa Belanda SMOOR yang berarti masakan itu telah di rebus dengan tomat dan bawang secara perlahan.
Interaksi dan hubungan masyarakat Belanda dan Indonesia dalam pengelolaan makanan turut mengembangkan cita rasa semur itu sendiri.
Makanan ini sempat dijadikan menu utama dalam perjamuan bangsa belanda. Namun seiring waktu berjalan semur melekat dengan keseharian orang Indonesia dan dihidangkan di berbagai perhelatan adat.
Masyarakat betawi khususnya yang menjadikan semur jengkol berbahan baku jengkol sebagai bagian dari tradisi dan dihidangkan saat lebaran, bahkan acara pernikahan.
Tak hanya jadi primadona dalam kebudayaan betawi saja, semur jengkol juga kerap muncul pada acara-acara perayaan di berbagai wilayah seperti kalimantan dan sumatra. Namun, cara penyajiannya memiliki cita rasa dan tampilan yang sudah disesuaikan dengan selera masyarakat setempat.
Semur yang awalnya lekat haya dengan daging sapi kemudian dikreasikan dengan bahan-bahan lain seperti daging kambing,ayam,telur,bahkan dengan produk nabati seperti tahu tempe dan yang tidak ketinggalan Jengkol tentunya.
Sumber: liputan6.com (https://m.liputan6.com/lifestyle/read/3940370/semur-jengkol-ternyata-terinspirasi-dari-kuliner-belanda?medium=Headline__mobile&campaign=Headline_click_1)
Share this
Related Articles :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar
Post a Comment