Thursday, April 18, 2019

Rendang. Masakan terenak di dunia asli dari minangkabau sumatera barat

KABAR KULINER - Rendang merupakan salah satu masakan terenak di dunia dengan citarasa yang pedas dipadukan dengan aneka rempah khas Indonesia, membuat makanan khas sumatera barat ini menjadi idola banyak pecinta kuliner di seluruh dunia. Rumah makan padang yang ada tiap sudut kota indonesia tak pernah sepi penikmatnya.


Takhanya rendang makanan khas sumatera barat lainnya juga tidak kalah nikmatnya, produk kuliner sumatera barat merupakan salah satu yang dikenal luas di Indonesia dan disebut dengan istilah masakan minangkabau. Yang di perkenalkan oleh perantau minangkabau dari berbagai daerah di sumatra barat.

Masakan sumatra barat dikenal banyak menggunakan santan dan daging. Selain itu yang terkenal dari kuliner ini adalah rasa pedas masakan dari penggunaan bumbu dan rempah-rempah.

Anda juga dapat membeli rendang daging di rumah makan padang di seluruh dunia. Masakan ini terkenal dan sangat populer di Indonesia bahkan di negara negara asia tenggara lainnya. Di daerah minangkabau atau daerah asal usul masakan rendang, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan acara istimewa. Rendang memang masakan tradisional asal minangkabau, namun masing-masing daerah minangkabau memiliki resep rendang daging, memasak dan juga penggunaan dan pemilihan bumbu yang tidak sama.
Masakan rendang ini telah di nobatkan sebagai hidangan yang menduduki urutan pertama dalam daftar world's 50 Most Delicios Food (50 hidangan terlezat dunia versi CNN), tepatnya pada tahun 2011.

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan masakan rendang daging ini. Tahukah anda bahwa kebanyakan rendang yang sering anda temukan di rumah makan pada saat ini sudah tidak murni lagi citarasanya. Karena telah banyak dilakukan modifikasi pada cara memasak dan resep bumbu rendanv dagingnya. Tentunya anda berminat merasakan masakan rendang daging dengan cita rasa asli minang. Mungkin langsung saja datang ke sumatera barat.

Berikut ini adalah resep rendang khas sumatra barat.

0 komentar

Post a Comment